3 Wisata Kesenian Ternama di Bandung yang Sayang Anda Lewatkan

Bandung merupakan sebuah kota yang kental dengan budaya Sunda. Tak heran jika kota Bandung memiliki beragam seni budaya Sunda yang kental meski beberapa anak muda jarang melirik kesenian ini. Para seniman di kota Bandung tetap melestarikannya dan masih bertahan guna mempertahankan budayanya. Jika ditelisik, sebenarnya kesenian di kota Bandung ini sangat menarik untuk dijadikan wisata.

3 Wisata Kesenian Ternama di Bandung yang Sayang Anda Lewatkan 1

Kota Bandung menyimpan segudang budaya kesenian yang bisa dijadikan edukasi dan dinikmati keunikannya. Lalu apa saja wisata kesenian di Bandung yang bisa dijadikan wisata? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita intip jawabannya berikut ini.

Wisata Kesenian di Kota Bandung

Kampung Seni Budaya Jelekong

Untuk menuju kampung seni di Jelekong ini, pengunjung bisa menuju 14 km dari pusat kota. Di kampung Seni Budaya Jelekong, Anda bisa menemukan beragam lukisan yang dilukis oleh pelukis handal yang memang lahir di kota Bandung.

Pelukis mencurahkan kreasinya dengan bakat yang dimiliki secara turun temurun. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau dan keindahannya tidak kalah dengan lukisan yang ditawarkan dengan harga ratusan juta.

Di kampung seni budaya Jelekong, ternyata tidak hanya dipenuhi lukisan. Terdapat juga beberapa wayang golek yang dikembangkan sejak tahun 1920, tepatnya di Giriharja yang didirikan oleh dalang Abah Sunarya. Wayang golek ini juga merupakan seni turun temurun dan telah melahirkan 4 generasi.

Saung Angklung Udjo

Saung angklung udjo adalah sebuah sanggar yang menjadi paguyuban kesenian Sunda yang berlokasi d Cibeunying. Tempat ini awalnya dibentuk oleh sepasang suami istri yang bernama Udjo Ngalagena dan Uum Sumiati pada tahun 50 an tahun yang lalu. Karena keunikan dan ke-khas-an tempat ini, akhirnya dibuka untuk umum pada tahun 1966.

Tempat wisata budaya ini mengangkat salah satu musik khas Sunda yaitu angklung. Pengunjung bisa menikmati pertunjukan angklung yang digelar pada jam-jam tertentu dan dilengkapi dengan beberapa seni tari. Karena budayanya yang menarik, wisatawan yang berkunjung ke Saung Angklung Udjo ini tidak hanya pengunjung lokal saja, ada juga pengunjung dari luar negeri yang ingin menikmati budaya Indonesia ini.

Nu Art Sculpture Park

Pendiri galeri seni Nu Art Sculpture park ini berasal dari kampus ITB yang ber-jurusan seni rupa. Pendiri tersebut yaitu I Nyoman Nuarta yang memiliki galeri seluas 3 hektar dan membuka untuk umum pada tahun 2000. Hanya dengan merogoh kocek 50 ribu, maka pengunjung sudah bisa menikmati galeri seni yang dipasang di beberapa sudut ruangan.

Lokasi galeri Nu Art Sculpture Park ini berada di Jalan Setraduta Raya no 6L. Tempat ini bahkan sering digunakan sebagai perkumpulan para seniman untuk berdiskusi mengenai seni dan budaya yang ada di Indonesia.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]
0 Shares

Leave a Comment