Makanan Ini Hanya Ada di Soloraya Berikut Daftarnya?

Soloraya atau Karisidenan Surakarta terdiri dari 1 kotamadya yaitu Solo dan 6 kabupaten yaitu Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen dan Klaten. Untuk memudahkan penyebutan ketujuh daerah tersebut muncul istilah Subosukawonosraten atau Soloraya. Nah, uniknya daerah yang masuk di tataran wilayah Soloraya ini memiliki beberapa makanan dan minuman khas yang tidak ada di daerah lainnya.

Sehingga tidak jarang bagi warga asli yang hidup di perantauan sering menggunakan paket hanya untuk membeli makanan atau minuman tersebut. Makanan di Soloraya ini memiliki citarasa khas yang berbeda dengan daerah diluar wilayah tersebut meskipun secara geografis berbatasan langsung. Begitupun dengan minumannya juga jarang bahkan sangat sulit untuk bisa didapatkan di luar Soloraya.

Uniknya lagi makanan dan minuman khas solo tersebut masih banyak yang diproduksi secara tradisional sehingga rasa aslinya tetap terjaga. Inilah salah satu daya tarik kota Solo dan kabupaten di sekitarnya yang membuat wisatawan luar daerah untuk datang. Apa sajakah makanan dan minuman khas solo dan sekitarnya yang sulit untuk bisa ditemukan di luar daerah tersebut? Inilah daftarnya

Makanan dan Minuman Khas Soloraya yang Tidak Ada di Luar Daerah

Serbat Jangkrik

Serbat adalah minuman penghangat tubuh mirip dengan wedang jahe. Hanya saja keunikan serbat dari Solo ini berupa butiran yang bisa larut dalam air mirip dengan suplemen vitamin C. Sebutan jangkrik diambil dari merk minuman tersebut. Dulu butirannya dikemas dalam bungkus kertas sampul coklat yang menambah kesan kuno.

Tapi sekarang bungkusnya telah diganti dengan bahan plastik warna merah. Produk minuman serbat ini sangat sulit untuk ditemukan di toko di luar wilayah Soloraya meskipun pabriknya ada di Semarang. Kalaupun ada bisa dibeli di toko online.

Cabuk Rambak

Cabuk rambak adalah makanan tradisional khas kota Solo yang bahkan di wilayah kabupaten lain tidak ada. Benar-benar hanya ada di kota Solo. Makanan ini mirip dengan pecel hanya saja sambalnya dibuat dari wijen bukan kacang tanah. Isiannya adalah ketupat dan sayuran yang disiram dengan sambal wijen.

Sebagai tambahan dimakan dengan lauk karak atau kerupuk yang dibuat dari kerak nasi. Rasa gurihnya membuat ketagihan dan harganya murah meriah. Kalau ingin mencicipi makanan rakyat ini kamu bisa datang ke Pasar Gede, Solo yang letaknya tidak jauh dari Balaikota.

Brambang Asem

Bagi pecinta makanan pedas dan asam cobalah brambang asem saat berkunjung ke Solo. Sama dengan cambuk rambak, makanan khas Solo yang bernama brambang asem ini juga sangat murah harganya dan tentu saja sehat. Makanan ini terdiri dari sayuran terutama daun ketela rambat.

Dimakan dengan menggunakan saos atau sambal yang dibuat dari cabe, asam jawa dan brambang atau bawang merah. Itulah kenapa makanan ini dinamai brambang asem. Semakin asik lagi karena diberi pelengkap lauk tempe gembus. Makanan tradisional yang anti kolesterol dan mengandung cukup serat yang baik untuk pencernaan.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Leave a Comment